Jarang banget di bagian Teknologi Informasi ada sedikit tulisan tentang dunia “mistis” (jangan takut. Hehehehe). Ya, ChainMail, itulah sebutan bagi pesan singkat yang sangat meledak sekarang ini di dunia anak muda. Tetapi anehnya, beberapa orang malah tidak tahu apakah itu Chain Mail (perkecualian mereka yang berasal dari luar negeri).
Chain Mail adalah pesan singkat yang menginginkan kita (kalo menurut saya sih bukan menginginkan tapi memaksa. Hehehehe) untuk mem-forward pesan kita tersebut ke teman kita yang lain. Salah satu contoh Chain Mail adalah sebagai berikut :
Contoh dari Friendster :
Originally from Paijo :
——————————–
–Originally from Paimin :
———————————-
—-Originally from Paidul :
————————————
Menjelang hari-hari UNas yang bakal datang sebentar lagi, kirimkan pesan ini ke teman-teman kamu yang kamu ingin supaya mereka lulus. Jangan anggap sepele pesan ini. Kalo pesan ini berhenti di kamu, maka kamu ga bakal lulus UNas. Kalo kamu kirim pesan ini ke 10 teman kamu, kamu minimal bakal lulus. Waktumu 30 detik dari sekarang.
Jujur, saya sering kali tertawa terbahak-bahak melihat pesan yang saya anggap “dudutz” alias Goblok alias Stupid alias Lontong. Kok bisa saya bilang ini pesan bohongan? Beberapa orangpun kadang bertanya, “Apa kamu ga takut ga LULUS???”. Well, sebetulnya anggapan itu sendiri berawal dari kita dan kita mempercayainya, maka isi dari pesan yang kita percayai bakal terjadi itu, pastilah bakal terjadi. But, coba sekali-kali kamu lawan pesan itu. Ga usah di forward dan delete aja. Ga bakal deh, keburukan menimpa kamu.
Saya sendiri sampe sekarang malas kalo ada pesan yang isinya seperti itu. Rasanya, aduh, ga guna banget sich. Mendingan yang lain masih bisa dikerjakan. Tapi ternyata, Chain Mail tidak hanya berhenti sampai disitu saja, salah satu contoh ChainMail adalah sebagai berikut :
Contoh dari e-mail :
—-Forwarded from ucup_oh_ucup@deucup.co.id
—-Subject : Hati-hati kalo ke ***sensored***
—-Message : Temen-temen semua, berhati-hatilah kalo ke ***sensored***, soalnya berdasarkan cerita temennya kakak’ku disana banyak sekali terjadi kejadian-kejadian aneh dan kriminalitas. Seperti kemaren yang terjadi pada temennya kakak’ku. Dia kecopetan tanpa merasa ada yang mencopet. Sebarkan email ini ke teman-teman kamu semua agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.
Well, kalo Chain Mail seperti ini terkadang mengandung fitnah yang jelas-jelas salah. Kadang keadaan dimanfaatkan seseorang untuk merugikan orang lain dengan cara yang seakan-akan membuat banyak orang memandang salah. So, be careful..
Sekian saja intermezo dari saya, pesan saya berhati-hatilah terhadap chain mail yang ada dan jangan percayai semua yang ada di dalamnya walaupun kata temen kamu “BAKALAH TERJADI TUH!” soalnya saya sendiri sudah berkali-kali coba ternyata ga terjadi apa-apa tuh. ^^


Hoax termasuk chain mail juga bukan ya?
Sedikit tips untuk mengenalinya..
Hehehe. Memang. Thanks a lot buat tipsnya.